Virus covid-19
COVID-19
Perkenalkan nama saya Faris Muhammad Rasyid dari kelas X IPA 1, disini saya akan membahas apa itu COVID-19. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia.Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di Cina kota wuhan, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Dalam ilmu matematika kita dapat menganalisis jumlah penyebaran dari coronavirus tersebut,sumber alodokter.com
DAMPAK COVID-19 DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
1. PERTOKOAN TUTUP

TEMPO.CO, Medan - Wabah virus corona mengganggu aktivitas keseharian dan rencana jangka panjang masyarakat di berbagai negara. Lalu-lalang manusia terganggu, dan salah satunya berimbas pada sektor pariwisata.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau SITA Sumatera Utara, Solahuddin Nasution mengatakan jika kelesuan akibat virus corona ini terjadi sampai Juni 2020, maka bisnis pariwisata bakal mati. "Sekarang saja sudah banyak calon wisatawan yang langsung membatalkan dan ada pula yang menunda perjalanan dari dan ke Sumatera Utara," kata Solahuddin di Medan, Sabtu 29 Februari 2020.
Menurut dia, turun dan bahkan nyaris tidak adanya wisatawan asing yang datang, diiringi dengan kian menyusutnya warga Sumatera Utara yang bepergian ke luar negeri, membuat bisnis perjalanan wisata di turun drastis. "Bisnis perjalanan wisata benar-benar hancur. Apalagi wisata umrah terganggu juga," katana.
3. PENUTUPAN SEKOLAH
Bisnis.com, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar memutuskan, pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di rumah masing-masing diperpanjang hingga 13 April mendatang.
Keputusan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 443/3718-Set.Disdik tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Provinsi Jawa Barat yang ditandatangani Kepala Disdik Jabar Dewi Sartika pada Jumat, 27 Maret 2020.
"Hal itu (perpanjangan PBM di rumah) memperhatikan perkembangan terkini penyebaran COVID-19 di Jabar sekaligus Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 24 Maret dan keputusan Gubernur Jabar (Ridwan Kamil)," ucap Dewi di Kota Bandung, Minggu (29/3/2020).
Dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I-XIII di Jabar itu, Dewi pun meminta mereka menginformasikan pengawas dan pihak sekolah untuk melaksanakan PBM dari rumah fokus pada pendidikan dan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19.
Selain itu, Dewi meminta pihak sekolah agar aktivitas dan tugas PBM dari rumah melalui pembelajaran dalam jaringan (online) atau jarak jauh ini dapat bervariasi antar peserta didik.
"Sesuai minat dan kondisi masing-masing (peserta didik), termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah," kata Dewi.
"Penugasan juga tidak diharuskan secara kuantitas sesuai jumlah jam pembelajaran reguler, namun cukup merepresentasikan mata pelajaran," ujarnya.
Bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah, lanjut Dewi, diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.
"PBM (dari rumah) agar dilakukan secara kreatif, menyenangkan, melatih kemandirian, tidak menimbulkan kecemasan/kepanikan, serta tidak memberatkan peserta didik maupun orang tua/wali," pesan Dewi.
SOLUSI DALAM MENGAHADAPI WABAH COVID-19
1. Mencuci tangan dengan benar
Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik.
2. Menjaga daya tahan tubuh
Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit
3.Menggunakan masker
Ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95

Komentar
Posting Komentar